Laman

Rabu, 06 Juni 2012

Route Summarization

Konfigurasi interface Router 1



         --- System Configuration Dialog ---
Continue with configuration dialog? [yes/no]: no

Press RETURN to get started!

Router>ena
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 172.16.3.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut

%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0, changed state to up

Router(config-if)#exit
Router(config)#int se2/0
Router(config-if)#ip add 172.16.2.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut

%LINK-5-CHANGED: Interface Serial2/0, changed state to up

Router(config-if)#exit
Router(config)#
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Serial2/0, changed state to up


Konfigurasi interface Router 2


     --- System Configuration Dialog ---

Continue with configuration dialog? [yes/no]: no

Press RETURN to get started!

Router>ena
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 172.16.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh

%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0, changed state to up

Router(config-if)#exit
Router(config)#int se2/0
Router(config-if)#ip add 172.16.2.2 255.255.255.0
Router(config-if)#clock rate 64000
Router(config-if)#no sh

%LINK-5-CHANGED: Interface Serial2/0, changed state to up

Router(config-if)#exit
Router(config)#
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Serial2/0, changed state to up

Router(config)#int se3/0
Router(config-if)#ip add 192.168.1.2 255.255.255.0
Router(config-if)#clock rate 64000
Router(config-if)#no sh

%LINK-5-CHANGED: Interface Serial3/0, changed state to down
Router(config-if)#
Router(config-if)#exit
Router(config)#


Konfigurasi Interface Router 3


         --- System Configuration Dialog ---

Continue with configuration dialog? [yes/no]: no


Press RETURN to get started!



Router>ena
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 192.168.2.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut

%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0, changed state to up

Router(config-if)#exit
Router(config)#int se2/0
Router(config-if)#ip add 192.168.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh

%LINK-5-CHANGED: Interface Serial2/0, changed state to up

Router(config-if)#exit
Router(config)#
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Serial2/0, changed state to up


Konfigurasi Host 1






Konfigurasi Host 2


Konfigurasi Host 3


Konfigurasi Static Routing
Router 2

Router>
Router>ena
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#ip route 172.16.3.0 255.255.255.0 se2/0
Router(config)#ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 se3/0
Router(config)#exit

%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#

Route summarization
router 1
Router>ena
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#
Router(config)#ip route 192.168.0.0 255.255.252.0 se2/0
Router(config)#ip route 172.16.0.0 255.255.252.0 se2/0
Router(config)#exit

%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#

Router 3

Router>ena
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#ip route 172.16.0.0 255.255.252.0 se2/0
Router(config)#exit

%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#


Cara Menghitung route summarization


Routing table 
Router 1


Router 2


Router 3


Hasil pengujian dengan ping

PC 1 ke Pc 2 dan Pc 3



PC 2 ke Pc 1 dan Pc 3


PC 3 ke Pc 1 dan Pc 2


Selasa, 01 Mei 2012

JARKOM 3 (LATIHAN SOAL)


  1. Berdasarkan pada kondisi yang ditunjukkan oleh gambar, manakah pernyataan berikut yang benar mengenai aliran trafik jaringan pada switch ini?


B. PC yang terkoneksi pada port Fa0/2 dapat berkomunikasi dengan PC lainnya yang terkoneksi pada Port Fa0/22 jika kedua PCs berada pada IP network yang sama.
  1. Di jaringan komputer perusahaan besar, mengapa trafik untuk voice biasanya memerlukan VLAN tersendiri?
C. Hal ini untuk memisahkan antara trafik data dengan trafik voice sehingga trafik data tidak akan mempengaruhi trafik voice.
  1. Perhatikan topologi di bawah ini. Administrator jaringan butuh untuk mengkonfigurasikan default route pada router Border. Manakah perintah konfigurasi yang setidaknya paling tepat (mengacu ke router Border) untukdefault route yang akan diperlukan oleh router untuk meneruskan paket?


A. ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 64.100.59.5
  1. Perhatikan gambar berikut. Seorang teknisi jaringan sedang menyelidiki mengapa H1 dan H2 tidak dapat berkomunikasi. Apa masalah yang dapat ditemukan oleh teknisi tersebut?


C. Sw1 membutuhkan sebuah IP address yang berada pada subnet yang sama.
  1. Manakah pernyataan yang benar yang menjelaskan mengenai fungsi dari VLAN Management Policy Server (VMPS)?
C. VMPS melayani backup konfigurasi keanggotaan VLAN secara statis.
  1. Manakah dua jenis peralatan berikut yang akan mencegah pengiriman data secara broadcast ke seluruh jaringan.? (Pilih dua.)
C. Switch
D. VLAN


  1. Berdasarkan kondisi di atas, switch – switch saling terkoneksi dengan trunk link dan dikonfigurasikanuntuk VTP. Sebuah VLAN baru ditambahkan ke Switch1. Manakah kejadian berikut yang akan terjadi? (Pilih tiga.)
A. Switch1 tidak akan menambahkan VLAN ke database-nya dan akan meneruskan update ke Switch2.
B. Switch2 akan menambahkan VLAN ke database-nya dan meneruskanupdate ke Switch3.
F.Switch4 tidak akan menerima update.
  1. Apa yang menjadi tujuan VTP ?
C. Me-rute-kan frame sepanjang jalur terbaik antar switch.
  1. Manakah 3 pernyataan berikut yang benar ketika Router dikonfigurasikan untuk trunking VLAN?
C. Sutu IP network atau subnetwork untuk tiap subinterface
E. Sebuah domain manajemen untuk tiap subinterface
F.Sebuah enkapsulasi protokol trunking yang kompatibel untuk tiap   subinterface.
  1. Sebuah router memiliki dua interface serial dan dua interface Fast Ethernet. Router ini harus terkoneksi dengan WAN dan sebuah switch yang mendukung untuk empat VLAN. Bagaimana cara mewujudkan kebutuhan ini secara efisien biaya dan efektif untuk mendukung inter-VLAN routing antar keempat VLAN tersebut?
C. Mengkoneksikan trunk uplink dari switch ke salah satu interface Fast Ethernet pada Router dan buat subinterface logis untuk tiap VLAN.
  1. Berdasarkan gambar di bawah, seorang administrator jaringan mencatat bahwa perubahan konfigurasi VLAN pada SW2 tidak dapat diteruskan ke SW3. Bertumpu pada output yang ditunjukkan oleh perintah show vtp status adalah seperti nampak pada gambar berikut. Apa kiranya yang menyebabkan masalah?


B. SW3 dikonfigurasikan pada mode transparent
  1. Berdasarkan pada topologi berikut, apa dua kesimpulan yang dapat diperoleh dari informasi yang ada? (Pilih dua.)


D. Defaut gateway dari kedua host diubah menjadi 192.168.3.250/28 agar dapat berkomunikasi atar kedua host.
E. Diperlukan router yang terkoneksi ke switch agar kedua host dapat saling berkomunikasi.
  1. Berdasarkan pada gambar berikut, beberapa switch saling terkoneksi dengan trunk dalam VTP management domain yang sama. Tiap switch di beri label sesuai dengan mode VTP-nya. Sebuah VLAN baru ditambahkan ke Switch3. VLAN ini tidak nampak pada switch yang lain. Apa alasanya?


E. Switch mode transparent tidak meneruskan VTP advertisement.
  1. Berdasarkan kondisi di berikut, switch1 tidak terlibat dalam proses manajemen VTP dengan switch lainnya. Manakah dua alasan yang mungkin untuk kondisi berikut. (Pilih dua).


A. Switch2 dalam mode transparent.
E. Switch1 berada pada domain manajemen yang berbeda.
  1. Manakah dari pernyataan berikut yang benar berkaitan dengan fitur port security pada Switch?
A. Switch akan menonaktifkan (disable) port yang tidak digunakan.








Rabu, 28 Maret 2012

SUBNETING


General Use 

No. Perintah Penuh Perintah Singkat Maksud Perintah
  1. Show running-config Sh run Mengetahui konfigurasi yang aktif didalam DRAM (dynamic random acces memory).
  2. Show startup-config Sh start Mengetahui konfigurasi yang sudah tersimpan didalam NVRAM.
  3. Show version Sh ver Menampilkan informasi tentang versi software yang sedang berjalan lengkap dengan informasi hardware dan device Routing Related
No. Perintah Penuh Perintah Singkat Maksud Perintah 
  1. Show ip protocols Sh ip prot Untuk menampilkan ip protokol.
  2. Show ip route Sh ip rout Menampilkan konfigurasi routing Interface Related. 

No. Perintah Penuh Perintah Singkat Maksud Perintah 
  1. Show interfaces Sh int Untuk menampilkan statistic semua interfaces router .
  2. Shoe ip interfaces brief Sh ip int bri Memerinsa status atau kondisi dari tiap-tiap interface yang telah dikonfigurasi.
  3. Show protocols Sh prot Menampilkan status interface baik secara global maupun khusus dari protocol layer 3 yang terkonfigurasi Connectivity Related
No. Perintah Penuh Perintah Singkat Maksud Perintah.

  1. Show cdp neightbors Sh cdp neig Menunjukan tentang informasi semua piranti cisco tetangga yaitu switch dan router.
  2. Show session Sh sess Memperlihatkan sesi yang ada sekarang.
  3. Show ssh Show ssh Untuk melihat koneksi ssh .
  4. Ping Ping Mengecek koneksi.
  5. Traceroute Tr Untuk menentukan jalur terbaik
Perhatikan gambar berikut:



Konfigurasi pada Router 1
--- System Configuration Dialog ---

Continue with configuration dialog? [yes/no]: no

Press RETURN to get started!

Router>ena
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#line vty 0 4
Router(config-line)#password telnet
Router(config-line)#transport input telnet
Router(config-line)#login
Router(config-line)#end

Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 192.168.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut

%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0, changed state to up

Router(config-if)#exit
Router(config)#int se2/0
Router(config-if)#ip add 192.168.2.1 255.255.255.0
Router(config-if)#clock rate 64000
Router(config-if)#no shut

%LINK-5-CHANGED: Interface Serial2/0, changed state to up

Router(config-if)#exit
Router(config)#
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Serial2/0, changed state to up

Router(config)#router rip
Router(config-router)#version 2
Router(config-router)#network 192.168.1.0
Router(config-router)#network 192.168.2.0
Router(config-router)#exit
Router(config)#exit
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console



Konfigurasi pada router 2

--- System Configuration Dialog ---

Continue with configuration dialog? [yes/no]: no

Press RETURN to get started!

Router>ena
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 192.168.3.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut

%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up

%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0, changed state to up

Router(config-if)#exit
Router(config)#int se2/0
Router(config-if)#ip add 192.168.2.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut

%LINK-5-CHANGED: Interface Serial2/0, changed state to up

Router(config-if)#exit
Router(config)#
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface Serial2/0, changed state to up

Router(config)#router rip
Router(config-router)#version 2
Router(config-router)#network 192.168.2.0
Router(config-router)#network 192.168.3.0
Router(config-router)#exit
Router(config)#exit
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console

setting ip Pc 1
ip : 192.168.1.2
sm : 255.255.255.0
dg : 192.168.1.1

setting ip Pc 2
ip : 192.168.3.2
sm : 255.255.255.0
dg : 192.168.3.1

Selasa, 15 November 2011

sang pengagum



Ketika  cinta menyapa
Ada yang datang tiba-tiba dalam hatiku
Seketika
Sesaat setelah kau lempar senyum itu
Melesat dan menancap tepat di jantung hatiku
Tak terbendung

Dan aku terdiam
Tak kuasa
Tak berdaya

Seperti kupu-kupu di taman bunga
Saat musim bersemi
Senyumanmu menebar aroma cinta
Membiusku dalam lamunan
Yang berujung pada kekaguman jiwa

Hai kau gadis impianku
Bayangmu akan selalu ada dalam dekapanku
Menemaniku melewati kesepian di jiwaku

Kau gadis pujaan
Sesaat setelah kau mengisyaratkan cinta
Lewat matamu
Yang ku rasa begitu indah

Minggu, 09 Oktober 2011

TUGAS JARKOM 2

STUDY KASUS
Dua PC terhubung dengan subnet mask berbeda
Gambar 2 PC dengan subnet mask yang berbeda

Meskipun jaringan PC to PC tersebut berada pada kelas yang sama, namun subnet mask yang diterapkan pada PC0 berbeda dengan PC1. Hal itu menyebabkan batasan jumlah host pada PC0 dan PC1 berbeda pula, otomatis jumlah range untuk network juga berbeda. Agar jaringan tersebut dapat saling berkoneksi maka butuh konfigurasi network yang sama, jika network berbeda maka jaringan tersebut tidak dapat saling berkoneksi. Hal itu dapat dibuktikan dengan cara ping dari PC 0 ke PC1 atau sebaliknya yang terlihat pada gambar dibawah ini:




Rabu, 13 April 2011

TuGas JaRk0m 1

Sistem komponen dan periferal, dengan sendirinya, tidak lebih dari sebuah koleksi elektronik dan bagian mekanik. Untuk mendapatkan bagian ini bekerja sama untuk melakukan tugas tertentu, khusus jenis program komputer, yang dikenal sebagai sistem operasi (OS), diperlukan.

Misalkan pengguna ingin menulis laporan dan mencetaknya pada printer yang terpasang. Sebuah aplikasi pengolah kata yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas ini. Informasi yang dimasukkan dari keyboard, ditampilkan di monitor, disimpan pada disk drive dan akhirnya dikirim ke printer.

Agar program pengolah kata untuk mencapai semua ini, ia harus bekerja dengan OS, yang mengontrol fungsi input dan output. Selain itu, data yang dimasukkan dimanipulasi dalam komputer, disimpan di RAM dan diproses oleh CPU. Ini manipulasi internal dan pengolahan juga dikendalikan oleh OS. Semua perangkat komputer, seperti server, desktop, laptop atau handheld, memerlukan sebuah OS agar dapat berfungsi